Jumat, 05 Juli 2019

Wanita Kena Kanker Serviks, Bisa Hamil?


Dambaan setiap wanita adalah punya anak setalah menikah. Akan tetapi, apakah bisa wanita dengan kanker serviks hamil?

Impian setiap wanita yang sudah menikah adalah bisa hamil dan mendapatkan keturunan. Itu adalah kebahagiaan tiada terkira ketika bisa memiliki mengandung dan memiliki anak. Akan tetapi, bagaimana dengan wanita yang terkena kanker serviks, bisakah tetap hamil?

Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi wanita. Penyakit ini cukup mematikan karena sering kali tidak terdeteksi sejak awal.

Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc. Hons dari KlikDokter, menyebut bahwa kemungkinan wanita penderita kanker serviks untuk memiliki anak sangat kecil, meski telah melakukan terapi. Hal ini karena kanker dapat memengaruhi kesuburan pasien, khususnya kanker serviks.

Upaya untuk hamil bagi penderita kanker serviks
Meski sulit untuk memiliki momongan, Anda jangan langsung putus karena tidak ada yang mungkin di dunia ini. Cobalah upaya berikut ini untuk mewujudkan mimpi Anda memiliki buah hati:

1. Lakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali
Jika melakukan pemeriksaan pap smear rutin, maka sel kanker akan terdeteksi sejak dini. Penanganannya akan menjadi lebih mudah dibandingkan bila kanker tersebut terlambat terdeteksi.

Jika kanker Anda sudah mencapai stadium lanjut, mungkin dokter akan menyarankan pengangkatan organ reproduksi. Bila ini terjadi, secara otomatis Anda tidak dapat hamil.

2. Cek apakah penanganan kanker memengaruhi kesuburan Anda
Bisa atau tidaknya hamil tergantung dari stadium kanker serta penanganannya. Beberapa tindakan penanganan kanker serviks dapat memelihara rahim, sehingga pasien dapat tetap hamil.

3. Berkonsultasi dengan dokter mengenai program kehamilan
Bila Anda merencanakan kehamilan, diskusikan dengan dokter apakah memungkinkan untuk membuang jaringan serviks seminimal mungkin, misalnya pada kanker stadium awal. Hal ini akan memperkecil efek samping yang dapat membahayakan kesuburan Anda.

Wanita dengan kanker serviks masih bisa hamil. Memang peluangnya tergolong kecil, tapi tidak ada yang mustahil. Lakukan beberapa hal di atas.

Rabu, 26 Juni 2019

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil


Hamil memang menjadi hal yang paling di inginkan oleh pasangan suami istri yang telah berkeluarga. Hal tersebut memang menjadi idaman dan impian ketika menjalin hubungan keluarga. Sehingga ketika sang istri tengah mengalami hamil  maka perlu perawatan yang intensif agar mampu menjaga kandungannya tetap sehat. Sebab ketika mengalami masa hamil banyak sekali hal yang di rasakan oleh ibu hamil. Salah satunya adalah mual saat hamil. Hal tersebut memang lumrah terjadi ketika menginjak usia kehamilan 3 atau 4 bulan. Apalagi ketika hal tersebut menjadi hamil yang pertama kali. Sehingga perlu sekali untuk selalu menjaga kesehatan ibu hamil yang sering kali mual atau muntah saat hamil muda. Namun tidak perlu khawatir sebab masa kehamilan tersebut akan terselesaikan dengan cara yang dapat di lakukan dengan manual oleh ibu tersebut. 

Bagi anda yang sedang mengalami mual yang sering dan membuat anda merasa sangat lemah dan letih. Perlu sekali untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi agar dapat mengembalikan staminanya dengan baik. Namun hal tersebut dapat di atasi dengan baik agar mampu membuat siapapun yang merasakannya merasa lebih sehat dan kuat. Karena ketika kurangnya nutrisi pada ibu akan membuat janinnya kurang sehat. Oleh karena itu kami akan memberikan beberapa tips dalam mengatasi mual saat hamil muda.

1. Mengonsumsi makanan ringan

Salah satu cara yang dapat anda lakukan untuk mengurangi mual adalah dengan mengonsumsi makanan yang ringan setelah bangun tidur. Karena biasanya ketika hamil dan sering mual tidak dapat menerima makanan berat dengan ukuran yang banyak sehingga solusi yang terbaik adalah dengan memilih mengonsumsi makanan yang ringan. 

2. Menguranggi makanan yang dapat menyebabkan mual

Selain itu anda harus menghindari makanan yang dapat menyebabkan anda merasakan mual. Apalagi ketika makanan tersebut memiliki bau yang menyengat seperti durian. 

3. Makan dengan porsi yang lebih sedikit

Terdapat juga cara yang dapat anda lakukan dengan mengurangi jumlah porsi makanan, karena ketika perut anda menerima banyak sekali makanan akan membuat merasa mual. Sehingga perlu untuk memakan dengan jumlah porsi yang lebih sedikit namun sering agar dapat memberikan sumber energi terbaik dan tidak merasa lemah atau letih.

4. Perbanyak minum air putih

Salah satu minuman yang paling baik di konsumsi adalah minuman air putih. Karena ketika sering mengalami mual maka energi anda akan terkuras. Maka dari itu untuk mengembalikannya dengan mengonsumsi minuman air putih.

5. Minum air hangat atau jahe hangat

Selain itu minum yang hangat juga mampu mengurangi mual ketika hamil.

6. Makan buah

Selain itu anda juga dapat mengonsumsi makanan yang dapat mengurangi mual ketika hamil. Sebab kandungan dari buah mampu mengembalikan nutrisi tubuh anda. sehingga sangat baik sekali untuk mengonsumsi makanan buah secara sering.

Demikian tadi adalah beberapa tips yang dapat anda lakukan ketika merasa mual saat hamil. Sehingga ketika anda mengalami masa kemahilan muda menjadi hal lumrah ketiak sering mengalami mual atau muntah yang terus menerus. Karena memang biasanya hal tersebut di karenakan oleh anak yang di dalam kandungan. Sehingga penting sekali untuk selalu menjaga kesehatan ketika masa kehamilan sebab banyak sekali nutrisi yang hilang ketika mengalami mual saat hamil. Oleh karena itu dengan melakukan beberapa hal yang dapat menguranginya membuat janin dalam rahim menjadi lebih sehat serta ibu yang mengandung juga sehat.